Kamis, Juli 08, 2010

SMA N 7 Purworejo Menerima Lawatan Sekolah MCKK Malaysia

PURWOREJO-Program Rintisan Sekolah Berbasis Internasional (RSBI) cukup bermanfaat dalam menjalin kerjasama secara utuh antar sekolah lintas negaraterkait bidang pendidikan dan kebudayaan. Seperti yang namapak terjadi dalam acara lawatan muhibah pendidikan dan kebudayaan yang dilaksanakan SMA N 7 Purworeo dan SMA N 1 Purworejo belum lama ini.


Di Kabupaten Purworejo RSBI disandang dua skolah yakni SMA n & dan SMA N 1 Purworejo. Sejauh ini hibungan kerjasama secara aktual telah terjalin dengan Sekolah menengah Negara Malyasia yakni Malay Colage Kuala Kansar (MCKK) satu sekolah yang berada Negara Bagian Perak, Malaysia.

MCKK merupakan sekolah Boarding School yang siswanya semua laki-laki. Hubungan kerjasama ini bahkan sudah terjalin cukup lama semenjak program RSBI disandang SMA N 7 Purworjo.

"Sudah beberapa kali pihak SMA N 7 maupun SMA N 1 melakukan pertemuan dengan MCKK di Kuala Kansar, Negara Bagian Perak Malaysia. Lawatan muhibah kali ini juga berkat pertemuan sebelumnya dan dengan penandatangan MoU terkait program sister school bidang pendidikan dan kebudayaan ke Purworejo," ungkap Kepala Sekolah SMA N 7 Purworejo, Padmo Sukoco Selasa (4/5) kemarin.

Dikatan Padmo, dalam lawatan kali selain guru juga mengikutsertakan siswa-siswa dari MCKK untuk berkunjung ke SMA N 7 dan SMA N 1 sekaligus melakukan home stay. Lawatan tersebut sudah berlangsung sejak tanggal 27 April - 2 Mei lalu.

Dari MCKK diwakili oleh delapan siswa yang maisng-masing diampu guru, karena ada dua SMA RSBI di Purworejo delapan siswa dibagi menjadi dua yakni empat siswa dan satu guru tinggal di SMA N 1, dan empat siswa 1 orang guru lainnya home stay di SMA N 7 Purworejo .

Paras siwa dari MCKK juga berkesempatan mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas, ber keliling kota Purworejo mengunjungi beberapa tempat penting sepeti melihat Bedug raksasa (pendowo) di Masjid darul Mutaqin Purworejo, kemudian mengunjungi Museom tosan aji dan menyempatkan diri bermain gamelan.

Tidak hanya disitu para siswa dari Malaysian ini juga berkesempatan melihat penangkaran ternak bibit kambing etawa di Dusun, Sibentar, Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesin. "Siswa juga dipandu dari pihak Dinas Peternakan dengan antusias melihat pembibitan kambing etawa ras Kaligesing berjumlah 73 ekor," imbuhnya.

Lawatan MCKK juga menyempatkan menyambangi sentra gula jawa di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag Purworejo. Dan ditutup dengan bertamasya ke Candi Borodbudur (Magelang) dan ketep pas. Acara penutup dilakukan perhelatan di Gedung Wisma Budaya SMA N 7 Purworejo.

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Purworejo Mahsun Zain didampingi Kketua DPRD Komisi D, Ir Luhur Pambudi, serta Kepala Dinas Pendidikan Drs Bambang Aryawa MM, mengatakan, pemkab Purworejo sangat bangga dan mendukung kegiatan lintas negara ini sebagai bagian diplomasi pendidikan dan budaya yang harus terus dikembangkan.

"Demi meningkatkan hubungan baik kedua negara. Lawatan semacam ini juga bisa membuka kerjasama bilateral khususnya dengan Kabupaten Purworejo untuk menarik investor di beberapa bidang lainnya selain pendidikan dan kebudayaan. Bagus dan perlu dijaga," ucap Mahsun.

Acara pertunjukan dari tiga sekolah yakni dari SMA N 7 Purworejo menampilkan tari Nrenteng besutan Riyanto Purnomo (salah satu alumni SMA N 7) yang sempat menyabet juara I Nasional.

Acara semakin meriah dengan peresembahan musik Serambi Bagelen pimpinan Dandung Danadi, Sementara dari SMA N 1 Purworejo menampilkan vokal group juara II Jateng, tidak mau kalah dari MCKK juga menampilkan tari Zapin Kreasi baru.

Lebih lanjut Padmo Sukoco menjelaskan, kali ini program RSBI benar-benar bisa menjembatani jalinan kerjasama. "Dengan jurnal kegiatan selama di Purworejo yang sudah kita rancang, teman kita dari Malaysia cukup senang. Harapannya kedepan sesuai dengan tema menjalin persahabatan antar bangsa Inodenia -Malaysia menjad lebih baik untuk kemajuan pendidikan dan kebudayaan untuk anak bangsa kita," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Purworejo Drs Bambang Ariyawan MM juga menambahkan, hakekatnya RSBI dilaksanakan untuk mendukung kegiatan dalam memajukan dunia pendidikan yang semakin mengglobal. "Oleh karena itu peran serta masyarakat dalam dukungan moral maupun material sangat-sangat dibutuhkan," katanya singkat.

Kepala MCKK, Mohammad Rauhi Bin Moh Isa juga mengaku sangat berbahagia dengan penerimaan di SMA N 7 Purworejo. "Ya disini oran-orangnya sangat ramah, sangat kekeluargaan saya berharap hubungan ini terus terjalin hingga masa yang akan datang. Tujuan kita kesini juga untuk memberi pengalaman hidup sebanyk-banyaknya kepada siswa kami untuk menyongsong masa depan, Mereka memang diproyeksikan menjadi pemimpin masa depan Malaysia," terangnya.

Selama tinggal di SMA N 7 Purworejo, keempat siswa dari MCKK tinggal di dua rumah siswa. Dua orang tua asuh itu yakni rumah Drs Joko Sutanto Mpd orang tua dari Abdul Gani Latif siswa SMA N 7 kelas XI IPA 3 ditinggali Mohammad Syafiq Bin Abd Jalil dan Mohammad Rizawan Bin Ramlan.

Sementara dua siswa MCKK lainnya atas nama Amir Norman Bin Moihd hasim dan Mohammad Muhaimin Fitri Bin Mahdzor tinggal di rumah kelaurag bapak Drs Farid Sholokhin Mpd di Pangenrejo orang tua dari Muhammad Rifwqi Zulfikar Kelas X 9. **Red: http://www.radarjogja.co.id/radar-kedu/purworejo/8168-sma-n-7-purworejo-menerima-lawatan-sekolah-mckk-malaysia.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah semau anda, tentunya yang sopan dan teratur (tidak menjurus ke maksiatan/kata2 kasar).....!!