KUTOARJO | Memasuki libur sekolah 14 Juni 2009 lalu, jumlah penumpang yang memanfaatkan jasa kereta api melonjak. Di Stasiun Besar Kutoarjo hingga kemarin, lonjakan penumpang prameks mencapai 147 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Wakil Kepala Stasiun Besar Kutoarjo Roestono mengungkapkan, telah memprediksi ledakan penumpang. Namun, belum ada rencana menambah kereta mengingat lonjakannya masih dalam batas toleransi, “Langkah yang kami ambil hanya memaksimalkan rangkaian gerbong. Biasanya satu kereta membawa tujuh hingga delapan rangkaian gerbong, kali ini rangkaian dimaksimalkan sebelas gerbong. Untuk Prameks diberangkatkan KLB khusus untuk hari Jumat, Sabtu dan Minggu,” paparnya.
Peningkatan penumpang paling banyak adalah kereta api Prameks jurusan Kutoarjo-Solo. Terhitung tanggal 22-30 Juni, jumlah penumpang mencapai 5.768 orang. Ada selisih sekitar 2.296 penumpang dibandingkan Mei yang hanya mencapai 3.296 penumpang.
Bahkan, kemarin mengalami overload dengan total penumpang 1.035 orang untuk Prameks nomor 756 pemberangkatan pukul 09.00. Pada hari biasa, maksmimal hanya 200 penumpang.
“Ini berarti ada kenaikan sampai 147 persen,” katanya.
Roestono memperkirakan, puncak lonjakan penumpang akan terjadi tanggal 11 Juni – 12 Juli 2009. Stasiun Besar Kutoarjo dalam menghadapi liburan sekolah ini lebih mengutamakan keamanan dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisan.
http://www.radarjogja.co.id
Wakil Kepala Stasiun Besar Kutoarjo Roestono mengungkapkan, telah memprediksi ledakan penumpang. Namun, belum ada rencana menambah kereta mengingat lonjakannya masih dalam batas toleransi, “Langkah yang kami ambil hanya memaksimalkan rangkaian gerbong. Biasanya satu kereta membawa tujuh hingga delapan rangkaian gerbong, kali ini rangkaian dimaksimalkan sebelas gerbong. Untuk Prameks diberangkatkan KLB khusus untuk hari Jumat, Sabtu dan Minggu,” paparnya.
Peningkatan penumpang paling banyak adalah kereta api Prameks jurusan Kutoarjo-Solo. Terhitung tanggal 22-30 Juni, jumlah penumpang mencapai 5.768 orang. Ada selisih sekitar 2.296 penumpang dibandingkan Mei yang hanya mencapai 3.296 penumpang.
Bahkan, kemarin mengalami overload dengan total penumpang 1.035 orang untuk Prameks nomor 756 pemberangkatan pukul 09.00. Pada hari biasa, maksmimal hanya 200 penumpang.
“Ini berarti ada kenaikan sampai 147 persen,” katanya.
Roestono memperkirakan, puncak lonjakan penumpang akan terjadi tanggal 11 Juni – 12 Juli 2009. Stasiun Besar Kutoarjo dalam menghadapi liburan sekolah ini lebih mengutamakan keamanan dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisan.
http://www.radarjogja.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah semau anda, tentunya yang sopan dan teratur (tidak menjurus ke maksiatan/kata2 kasar).....!!